Thursday, September 19, 2013
Wednesday, September 18, 2013
Pelbagai jenis lafaz dalam perkahwinan
“Adalah saya (nama pengantin lelaki) suami kepada (nama pengantin perempuan) yang telah menerima tanggungjawab, dengan ini menyerahkan kepada isteriku mas kahwin (nilai mas kahwin) tunai. Oleh itu isteriku hendaklah dikau menunjukkan taat setia kepada diriku sebagai suami dan mengikut segala perintah dan nasihatku selagimana ianya tidak bercanggah dengan hukum Islam..”
“Ya Allah, aku bermohon kepadamu kebaikannya dan kebaikan yang Engkau ciptakan padanya dan aku berlindung padaMu daripada keburukannya dan keburukan yang Engkau ciptakan padanya.”
“Ya Allah, jadikanlah suamiku ini suami yang soleh dan pembimbing yang baik di dunia dan akhirat..”
“Adalah saya (nama pengantin perempuan), isteri kepada (nama pengantin lelaki) dengan penuh kesyukuran menerima mas kahwin ini sebagai tanda ikatan murni dan suci. Saya akan menumpukan sepenuh perhatian dan taat setia yang tidak berbelah bagi kepada suamiku dan mengharapkan agar suamiku sentiasa memberi bimbingan dan nasihat serta tunjuk ajar demi kepentingan dan kebahagiaan bersama. Semoga perkahwinan ini mendapat restu dan redha dari Allah s.w.t..”
“Adalah saya (nama wali pengantin perempuan), wali kepada nama pengantin perempuan dari saat ini menyerahkan tanggungjawab nafkah, perlindungan, keselamatan, kasih sayang dan tanggungjawab agama Islam kepada kamu (nama pengantin lelaki) sebagai suami yang sah. Semoga diberkati oleh Allah s.w.t ke atas kamu dan orang yang di bawah tanggungan kamu serta zuriat keturunan kamu. Amin..”
“Anakku (nama pengantin perempuan), hari ini kamu akan berpindah dari naungan dan perlindungan ayah ibu ke suatu alam yang baru di bawah naungan suamimu. Ayah ibu telah mendidik dan mengasuhmu sebaik mungkin untuk menjadikan dirimu seorang anak yang solehah. Hari ini ayah ibu mengharapkan kepadamu untuk melaksanakan segala tunjuk ajar dan nasihat ayah ibu selama ini. Jadikanlah dirimu seorang isteri yang solehah nescaya suamimu akan menjadi teman yang mesra kepadamu. Berikanlah khidmat dan ketaatanmu kepadanya dengan jujur dan ikhlas. Hendaklah kamu menjaga perkataanmu dan budi pekertimu serta tingkahlaku terhadapnya. Jagalah maruah dirimu dan jagalah maruah keluargamu. Taatilah Allah sepanjang hidupmu, semoga Allah memberikan ketabahan, keafiatan, ketenangan dan kebahagiaan kepada kamu. Ayah ibu memohon kemaafan di atas segala kesilapan dan kesalahan semasa mendidikmu..”
“Wahai ibu ayah, budi dan jasamu selama ini tidak dapat saya balas. Hari ini saya akan berpindah dari naungan dan perlindungan ibu ayah ke suatu alam baru yang belum saya tahu. Saya memohon doa restu ibu ayah agar saya dapat menghadapi segala cabaran rumahtangga dengan sabar dan redha. Saya mengucapkan jutaan terima kasih yang tidak terhingga di atas segala bimbingan, nasihat serta kasih sayang yang tidak ternilai. Saya memohon ampun maaf di atas segala kesilapan dan kesalahan saya selama berada bersama ibu ayah. Terima kasih ibu ayah..”
“Dengan ini saya (nama pengantin lelaki), suami yang sah kepada(nama pengantin perempuan) bersyukur kepada Allah di atas anugerah nikmat Iman, Islam, kesihatan dan isteri serta berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat bagi menjayakan majlis akad nikah ini. Oleh itu, mulai saat ini saya menerima tanggungjawab sebagai suami kepada isteri saya (nama pengantin perempuan) dan akan berusaha dengan sebaik-baiknya untuk menjalankan tugas sebagai suami seperti berikut :1. Memberi nafkah zahir dan batin.
2. Penjagaan dan perlindungan yang sempurna.
3. Keselamatan yang terjamin.
4. Memberi bimbingan dan panduan ke jalan yang diredhai Allah.Saya mengharapkan doa restu dari semua pihak terutama ibu bapa tersayang dan ibu bapa mertua saya. Semoga perkahwinan ini mendapat restu dan redha Allah..”
Oh my goodness!
Ini kalau dengar, belum sempat habis dibaca aku dah nangis dulu sebaldi.
Belum aku yang baca "lafaz terima kasih dari anak" tersebut. Confirm bacaan dan intonasi tersebut akan diiringi oleh nada sebak, hingusan dan amilase yg berlebihan.
Sangat memberi kesan di hati orang yang terlibat.
Aku kalau dah nangis suara tak keluar ok! Jadi guna bahasa isyarat ke macam mana?
Konsep Pelamin 2013
Cousin's Engagement Day!
Monday, September 9, 2013
Feeling ignored...
Where was I?
I haven't vanished, I'm alive. I'm sorry I have been ignoring you, blog. I needed a break from the blog, when you haven't got much to say there isn't much point is saying anything. It mainly jibber-jabber on here anyway. Im not writing the words of wisdom or informational articles or current news or politics or gossip anyway. I'm writing about random stuff mainly about my life and my surrounding... So if there's not much to say, there will be nothing to share...
Some pearl of wisdom, I'm working now!!! being busy with works, you know *poyo*. Lol... I have been so busy with 25 periods a week teaching English Form 1 until Form 5. It was a busy old day. But not anymore. That's why I'm here, blog: screeching the keyboard and scrolling the mouse - looking at you.
I have nothing to do!!!!
I'm bored!!!
Sure that is what it is all about.
Blog, well this is just for blowing your own trumpet tell your friends how it all went, how me come back here and doodling and writing and passing time, passing time for me while on the staffroom looking at random stuff on the Facebook and and read almost all the status on the timeline and writing random stuff on you.
Well.. Blog.. not feeling ignored anymore.
Sunday, May 13, 2012
celebrating the newly weds...
Hakikatnya, kebanyakan kenalan sekolah bergilir-gilir kahwin. Seronoknya mereka.
Alhamdulillah jodoh mereka awal.
Turn aku belum sampai lagi. Bila? Tu kita tak tahu. Tunggu bila card dah diedarkan... haha
Seronok pergi kenduri kahwin... Rindu nak makan nasi minyak. Semalam siap ade 'dendeng' daging (tak reti eja) lagi. kewlll!!!
Kalau pegi kenduri kahwin tak tangkap gamba rasa macam pergi shopping tapi tak dapat apa-apa.
Kena laa tangkap gambar... jeng jeng jeng!
After attending the ceremony,
Kita bersama-sama menikmati keindahan musim bunga. We are enjoying the sun and the scenes.
Kami teruskan perjalanan ke Tocil Wood...
Wednesday, March 14, 2012
cerita komputer
Nak ni.....
Wednesday, January 18, 2012
Terukir dibintang
B7
Ku hanya mampu jadi milikmu pastikan kau bahagia
Am E
Hati ini bukan milik ku lagi
Seribu tahun pun akan ku nanti
Kan... kamu...
E
Sayangku jangan kau persoalkan siapa dihatiku
Terukir di bintang tak mungkin hilang cintaku padamu...
Monday, September 12, 2011
My wishes of a lifetime....
Friday, August 26, 2011
Thursday, August 25, 2011
Special Crispy Chocolate Chips
Biskut Raya Turun Temurun
Wednesday, August 24, 2011
Biskut Raya Lagi
Red Velvet Biscuit
Sunday, August 21, 2011
Tart Nenas bentuk Strawberry
Tuesday, August 16, 2011
Diari kucing
Monday, August 1, 2011
7 Top Tips For Exercising In Ramadhan
1. Get clearance from your doctor:
I know you’re eager to exercise, but your doctor must be aware,
especially if you are taking any medication or suffer from any condition. Staying on the cautious side by taking your doctor’s advise can save you a lot of pain later on. If your doctor is not Muslim, this is an excellent opportunity to explain how Muslims fast. However, your doctor might tell you not to exercise at all just so that they don’t take any chances. In that case, if you feel there’s no reason why you can’t exercise, then go for it.
2. Best time to workout:
If you can, get in about 25 minutes of exercise right before sehri/suhoor. This way you do not dehydrate your body while working out during you fast, and you are able to fuel yourself right away. However I realise this is not feasible for everyone, so another option is spending another 25 minutes just before iftar. If you find yourself really exhausted and in no shape to workout at that time, then have a light iftar, wait for an hour, and exercise right before taraweeh.
3. 25 minutes is adequate
10 minutes of cardio, 15 minutes of strength training. Alternate between upper body and core and lower body and core, and this will ensure you are targeting your body overall. The duration is short enough to keep you from feeling thirsty. And if you feel you need more cardio, go for taraweeh early, park far away, and run/jog to the mosque.
4. Avoid foods that will slow you down
As I said in the beginning, food is your fuel, and you want to make sure you avoid fatty foods, overeating, and too much sweets to ensure your workouts are successful.
5. Drink a lot of water when you can
This is essential. Water has 100s of benefits, from weight loss to optimal bodily functions. Stay away from other sugary drinks, and drink as much water during the evening as you can. Carry a bottle to taraweeh.
6. Listen to your body
If you are tired or exhausted, then either shorten your workout, or change your routine. Change the time. Try different things to see what works the best for you. In the end, the purpose of Ramadan is spiritual development, so nothing should take away from that.
7. Consult an expert
A lot of the times we don’t know if what we are doing is enough, right, or even necessary! Don’t stay in doubt, find your local fitness expert and nutritionist and get your questions answered today!
P/s: Berbuka jangan makan sampai se'eh (perasaan kenyang sampai ke leher hingga menyebabkan sesak nafas)
Friday, July 29, 2011
Thursday, July 28, 2011
Aku mengikuti arus semasa
pulak dahhhh!!




.jpg)
.jpg)

.jpg)
